Unmei no Akai Ito, Legenda Takdir Benang Merah Versi Orang Jepang

Yo yo yo… mina-san!! O-genki desu ka? Nah, kali ini gua akan ngebahas tentang J-Culture lagi nih, yaitu tentang Unmei no Akai Ito, Legenda Takdir Benang Merah Versi Orang Jepang. Hmm.. Sebenernya legenda ini tuh bukan asli dari Jepang (Aslinya dari cina) tapi karena berbagai macam hal orang jepang juga punya legenda ini lalu…. Ah sudahlah, jelasinnya ntar aja dibawah! Check This Out!

-Tentang Takdir Benang Merah

Unmei no Akai Ito, kurang lebih kalo di artiin jadinya “Takdir Dari Benang Merah”, merupakan kepercayaan orang Jepang yang sebetulnya berasal dari Cina. Konon, di jari kelingking setiap orang ada benang merah yang tak kasat mata, yang akan terhubung dengan jodohnya (Cinta sejatinya). Benang tersebut bisa saja sangat panjang dan dua orang yang benang merahnya saling terhubung bisa saja di tempat yang sangat jauh, atau bahkan bisa aja terpisah sama ruang dan waktu. Perlu lu tau, Benang Merah itu bisa kusut loh! (Seriusan), tapi gak akan ada yang bisa mutusin. Jadi intinya, Benang Merah itu adalah seutas benang tak terlihat yang ngubungin lu sama jodoh sejati lu.

Menurut legenda, dewa mengaitkan Benang Merah di setiap jari para pasangan sejati agar mereka suatu saat bisa ketemu dan saling jatuh cinta. Itulah mengapa terkadang ada saja orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama, atau ada saja pasangan kekasih yang sekalipun sering bertengkar namun tetap saja bersama, maupun ada juga orang yang bertemu di tempat dan situasi yang tak terduga namun bisa menjadi kekasih sampai akhir hayat. Bisa jadi itu karena mereka saling terhubung oleh Takdir Benang Merah.

-Sepenggal Kisah Tentang Takdir Benang Merah

Cerita ini diambil dari cerita rakyat tradisional Cina yang merupakan asal kepercayaan legenda Takdir Benang Merah. Alkisan ada seorang anak lelaki yang berjalan di malam hari. Dia melihat ada seorang lelaki tua yang bersender di sebuah pagar di bawah sinar rembulan sambil membuka-buka sebuah buku. Dia berdiri di dekat sebuah tas berukuran besar. Anak kecil itu lalu bertanya, “Apa yang sedang kau baca?” Lelaki tua itu pun menjawab, “Ini adalah buku pernikahan. Aku hanya perlu menggunakan benang merah dalam tas ini untuk mengikat dua orang dan mereka akan berjodoh untuk menikah.”

Anak lelaki itu tak percaya sehingga lelaki tua itu lalu membawanya ke sebuah desa dan menunjuk seorang gadis muda yang ditakdirkan untuk menjadi istrinya. Karena dia masih kecil dan belum terpikir untuk menikah, anak lelaki itu pun marah dan mengambil batu, lalu melemparnya pada gadis itu dan berlari secepat yang dia bisa.

Bertahun-tahun kemudian, anak lelaki itu tumbuh menjadi seorang pria. Orang tuanya menjodohkan dia dengan seorang gadis yang baru ditemuinya saat hari pernikahan. Ketika dia membuka cadar sang pengantin wanita, dia bahagia karena istrinya itu merupakan wanita tercantik di desa tersebut. Namun dia memperhatikan ada hiasan aneh di dekat alis matanya, dan pria itu lalu bertanya pada istrinya tentang hiasan tersebut. Sang istri lalu menyingkirkan hiasan tersebut dan terlihat sebuah luka di alisnya. Dia lalu menjelaskan jika di waktu kecil seseorang pernah melempar batu padanya. Batu itu tepat mengenai wajahnya dan meninggalkan luka di atas mata, dan seterusnya dan seterusnya…

-Legenda Takdir Benang Merah Versi Modern

Kisah Benang Merah Takdir ini cukup sering diangkat dalam berbagai produk pop culture, mulai dari anime, manga, musik, game, hingga film. Manga Loveless, Nana, Kuroshitsuji, Detective Conan, Fruit Basket, hanyalah sebagian manga yang pernah menyebut tentang legenda tersebut. Anime Kekkaishi punya sebuah ending berjudul “Akai Ito” yang dapat diterjemahkan sebagai “Benang Merah”, dan “Akai Ito” juga sempat dijadikan judul drama seri dan film Jepang yang tayang tahun 2008. Masih banyak lagi contoh tentang kisah Benang Merah Takdir yang mungkin dapat kalian temukan sendiri dalam berbagai anime, manga, film, maupun musik.

-Intinya

Terlepas dari kebenaran Legenda Benang Merah Takdir, ada satu hal positif yang bisa diresapi oleh mereka yang hingga kini masih beluom ketemu sama jodoh sejatinya. Ingatlah akan pepatah “kalau jodoh tak lari kemana” yang memiliki satu makna dengan Legenda Benang Merah Takdir, yaitu jodoh sejati akan selalu terhubung dengan kalian sekalipun saat ini belum terlihat tanda-tandanya. Atau, bisa jadi juga jodoh kalian tak hanya terpisah oleh jarak, namun juga oleh ruang dan waktu (Anjay, bahasanya…). Semuanya kembali lagi ke elu, lu mau percaya Legenda Takdir Benang Merah apa enggak. Hmm… Tapi seenggaknya legenda ini bisa jadi motivasi buat para JONES… *Plakkk

Wokeehh! Itulah pembahasan gua tentang Unmei no Akai Ito, Legenda Takdir Benang Merah Versi Orang Jepang. Semoga lu enjoy n semoga artikel ini bisa nambah wawasan lu tentang Jepang. Sekian dari gua sorry kalo ada salah-salah kata, Bye!
Tags:
No Response

Leave a reply "Unmei no Akai Ito, Legenda Takdir Benang Merah Versi Orang Jepang"